Tidak boleh sembarangan, ada sebagian perihal yang butuh dicermati saat sebelum Kamu investasi di bursa saham. Jadi salah satu tokoh sukses di pasar modal, Lo Kheng Hong tidak segan membagikan anjuran.

Dalam dialog secara virtual, Warren Buffett Indonesia ini menegaskan, investor yang hendak melaksanakan investasi butuh melaksanakan analisis serta mengenali secara perinci industri yang di idamkan.

” Jika bagi aku salah satu kunci buat dapat sukses di saham, penguasaaan kita tentang industri itu, jadi masing- masing hari kita wajib baca laporan keuangan, ketahui keadaan keuangan industri secara merata serta sedetail bisa jadi,” katanya Sabtu( 24/ 4/ 2021).

Tidak cuma laporan keuangan, Lo Kheng Hong pula menegaskan, investor butuh mengenali secara rinci gimana kinerja managemen serta mengenali utang yang dipunyai industri terpaut.

” Jadi kita ketahui sekali keadaan perusahaannya, enggak beli kucing dalam karung kalau ini kita benar benar membeli Mercy dengan harga Avanza, jadi ini laporan industri sedetail bisa jadi wajib tahhu,” ucapnya AlkisahNews.com .

Lo Kheng Hong pula menegaskan, investor yang baik tidak cuma mencermati anjuran dari analis, sahabat ataupun influencer. Dia wajib mengenali secara jelas serta mempunyai pengetahuan buat investasi.

” Bukan dengar saran analis, bukan dari influencer, bukan dari sahabat, tetapi yang kita ketahui. Jadi itu yang dapat membuat kita sukses sebab kita ketahui apa yang kita beli,” tuturnya.

Tadinya, jadi salah satu tokoh sukses di pasar modal, Lo Kheng Hong kerap kali

dijuluki selaku Warren Buffett Indonesia. Tidak heran, Dia kerap kali memberikan pengalaman berinvestasi sepanjang 31 tahun.

Dalam dialog secara virtual, Sabtu( 24/ 4/ 2021), Lo Kheng Hong menarangkan isyarat orang hebat dalam berinvestasi saham, berikut ulasannya. Ada 6 ciri orang hebat dikala berinvestasi saham, perihal awal yakni tidak mencari duit dari member premium berbayar.

” Jika ia mencari duit dari member premium berbayar, jangan yakin ia,” kata ia.

Baca Juga : 5 Alasan Seragam Sangat Penting untuk Kantor Anda

Kedua, tidak mempunyai follower. Berikutnya, tidak mencari duit dari seminar saham. Keempat tidak ingin mengelola duit orang lain. Kelima, membeli saham bersumber pada fundamental serta kinerja industri bukan bersumber pada chart, grafik serta isu.

” Aku enggak sempat investasi bitcoin, aku enggak sempat investasi emas. Aku cuma investasi pada saham. Jadi aku enggak tertarik pula buat membangun usaha. Usaha aku terdapat di saham ini,” ucapnya.

Keenam, menempatkan lebih dari 90 persen hartanya di saham bukan properti, ataupun yang yang lain.” Jika belum terdapat 6 kriteria ini jangan yakin jika ia mengaku hebat dalam berinvestasi,” tuturnya.

Jangan Beli Kucing dalam Karung, Ikuti Kiat Lo Kheng Hong Saat sebelum Investasi Saham

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *